Departemen Community Empowerment (CE) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan salah satu program kerja dari Divisi Desa Binaan, yaitu Desa Sehat. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk membantu warga memperoleh akses pemeriksaan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Desa Sehat sendiri pernah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan kembali dilaksanakan pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya membangun hubungan dan kepedulian dengan masyarakat. Pelaksanaan Desa Sehat 2026 berlokasi di Dusun Kwadungan, Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan berdasarkan observasi dan survei yang telah dilakukan oleh anggota CE pada tahun sebelumnya. Melalui kunjungan dan komunikasi dengan masyarakat di desa tersebut seperti Kepala Dukuh, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai kondisi serta kebutuhan masyarakat. Hubungan yang telah terjalin sejak tahun sebelumnya menjadi salah satu alasan kegiatan kembali dilaksanakan di Dusun Kwadungan. Dalam persiapannya, seluruh anggota Departemen Community Empowerment turut terlibat dalam program kerja ini, terutama anggota Divisi Desa Binaan sebagai penanggung jawab utama. Persiapan dilakukan mulai dari penyusunan kegiatan, koordinasi dengan pihak desa, hingga penyediaan kebutuhan teknis. Untuk mendukung pemeriksaan kesehatan, panitia juga bekerja sama dengan Balai Pengobatan PMI Kota Yogyakarta. Berdasarkan pelaksanaan pada tahun sebelumnya, kini Desa Sehat pada tahun 2026 menargetkan 40 peserta dengan fokus utama pada masyarakat lanjut usia. Setelah melalui berbagai persiapan, Desa Sehat 2026 dilaksanakan pada 16 Mei 2026. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut. Peserta juga mendapatkan pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat bersama tenaga kesehatan. Selain itu, terdapat wawancara singkat mengenai kondisi kesehatan peserta sebagai bagian dari kegiatan. Selama pelaksanaan, anggota CE bertugas di berbagai bagian, mulai dari registrasi, dokumentasi, live report, hingga berinteraksi langsung dengan warga. Kegiatan diikuti oleh sekitar 35 peserta dan berjalan dengan lancar meskipun belum mencapai target yang telah ditentukan. Melalui Desa Sehat, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekaligus memahami kebutuhan warga di lapangan. Bagi masyarakat Dusun Kwadungan, kegiatan ini menjadi salah satu kesempatan untuk melakukan pemantauan kesehatan dengan lebih mudah. Keberlanjutan kegiatan dari tahun sebelumnya juga menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antara HMTI UGM dan masyarakat.
GALERI